Ciri-ciri Jurnal Terindeks Sinta

Ciri-ciri Jurnal Terindeks Sinta

Mengetahui ciri-ciri jurnal terindeks sinta sangatlah penting khususnya bagi dosen dan mahasiswa yang sedang melakukan proses pembuatan karya tulis ilmiah.

Saat ini para dosen diharuskan melakukan penelitian untuk menulis karya limiah dan setelah penulisan selesai tahap selanjutnya adalah proses publish untuk menyebarluaskan manfaat dari karya ilmiah tersebut.

Proses publish jurnal terikat oleh aturan-aturan yang telah dikembangkan guna memastikan bahwa karya ilmiah pra-publikasi mematuhi peraturan yang berlaku.

Apa Itu Jurnal Sinta?

Nah, sebelum kamu masuk kedalam inti pembahasan, ada baiknya jika kamu memahami terlebih dahulu apa itu jurnal sinta:

Science and Technology Index (Sinta) adalah platform digital yang berfokus mengelola karya ilmiah di bidang sains dan teknologi, situs berbasis website ini dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dari Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Di sinta, kamu dapat menemukan jurnal-jurnal nasional yang telah terakreditasi oleh Akreditasi Jurnal Nasional (Arjuna).

Melansir dari Permenristek Nomor 9 Tahun 2018, seluruh informasi terkait jurnal ilmiah harus memenuhi standar yang sudah ditentukan.

Salah satu ketentuan tersebut, yaitu jurnal harus telah memiliki akreditasi resmi, kerasionalan di balik proses akreditasi ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan relevansi jurnal ilmiah dan memperkuat posisi keunggulan kompetitif jurnal ilmiah di Indonesia.

Oleh sebab itu, lewat platform sinta, jurnal-jurnal nasional yang telah diterbitkan menjadi lebih akurat dan terpercaya.

Baca Juga: Jurnal sinta yang terbit setiap bulan

Cara Publikasi Jurnal Sinta

Mengetahui cara publikasi juga tidak kalah penting, di bawah ini kami paparkan langkah-langkahnya agar jurnal milikmu dapat lolos atau terindex oleh sinta:

Perlu kamu ketahui jika sinta memberikan layanan analisi, benchmark, dan juga identifikasi hasil penelitian yang sangat membantu dalam publikasi jurnal.

Umumnya, author atau para penulis di jurnal sinta merupakan penulis individual ataupun dari sebuah institusi.

  • Langkah pertama adalah mendaftar akun sinta, kamu bisa memulai proses pendaftaran dengan mengunjungi tautan https://sinta.kemdikbud.go.id/.
  • Selanjutnya, lengkapi formulir yang memuat nama lengkap, NIDN, dan lain sebagainya dengan benar.
  • Kemudian masukkan identifikasi Google Scholar yang telah tersinkronasi dengan setiap lembaga.
  • Lengkapi keterangan terkait universitas dan alamat surel yang sah dan masih aktif.
  • Pastikan semua data yang dimasukkan telah terisi dengan lengkap, jika data tersebut tidak lengkap maka akan mengganggu proses validasi.
  • Tunggu pemberitahuan verifikasi dari tim yang bertanggung jawab atas validasi di lembaga Kemenristek Dikti.

Pada proses verifikasi akan dilakukan beberapa tahap pemeriksaan, seperti nama, NIDN, artikel di Google Scholar, dan alamat email.

Itu sebabya, semua informasi formulir wajib diisi dengan lengkap dan benar.

Jika proses verifikasi berhasil dilalui maka status di layar kaca laptop akan berubah menjadi “Terverifikasi.”

Perlu diperhatikan bahwa ID Google Scholar tidak dapat diperbaharui atau diubah kembali karena tim sinta hanya memiliki kemampuan untuk mengubah data dengan panduan tertentu.

Ciri-ciri Jurnal Terindeks Sinta

Sampailah kita ke pembahasan puncak, yaitu tentang ciri-ciri jurnal terindeks sinta, simak penjelasan di bawah ini:

1. Harus Memenuhi Kaidah Keilmuan

Ciri-ciri jurnal terindeks sinta yang pertama adalah memenuhi kaidah keilmuan, baik jurnal nasional maupun jurnal internasional kudu memiliki kaidah keilmuan  dan manfaat dalam segi pengetahuan bagi para pembaca.

2. Memiliki ISSN

Setiap jurnal yang terindeks sinta pastinya memiliki International Standard Serial Number (ISSN).

ISSN adalah ciri-ciri jurnal terindeks sinta, tak hanya jurnal internasional, jurnal nasional pun harus memiliki nomor seri sebagai penanda bahwa jurnal tersebut sudah diterbitkan secara berkala.

Nomor identifikasi tersebut terdiri dari 8 digit angka, dan salah satu keunggulan ISSN, yakni mempermudah proses administrasi jika ada pesanan jurnal.

3. Memiliki Terbitan Versi Online

Ciri-ciri jurnal terindeks sinta yang selanjutnya adalah sudah memiliki terbitan versi online.

Meskipun jurnal nasional memiliki cakupan yang lebih terbatas jika dibandingkan jurnal internasional yang telah menyentuh kancah dunia.

Namun, jurnal nasional harus memiliki versi online sehingga para pembaca bisa mengunduh artikel dalam format pdf.

4. Dikelola Secara Profesional

Jurnal nasional  tentunya harus dikelola secara profesional, sebagai contoh jurnal harus terbit berkala dan tepat waktu.

5. Bertujuan untuk Menampung Hasil Penelitian dalam Disiplin Ilmu Tertentu

Karya tulis ilmiah harus dibuat dengan prinsip kemanfaatan dalam bidang keilmuan, itu sebabnya jurnal harus ditulis menggunakan metode penelitian dalam bidang keilmuan yang berkaitan dengan keahlian.

Para peneliti lazimnya menuliskan hasil penelitiannya ke dalam sebuah artikel ilmiah yang nantinya akan bisa dipublish dalam bentuk jurnal.

6. Ditujukan Bagi Masyarakat Ilmiah

Jurnal yang merujuk dari berbagai artikel ilmiah ditujukan untuk masyarakat ilmiah yang berguna untuk memberikan informasi valid kepada para ilmuan di beberapa bidang ilmiah.

7. Diterbitkan oleh Lembaga yang Mumpuni

Ciri-ciri jurnal terindeks sinta berikutnya, yakni harus diterbitkan oleh lembaga atau institusi yang mumpuni.

Jurnal nasional harus diterbitkan oleh Penerbit, Organisasi Profesi, Badan Ilmiah, atau Perguruan Tinggi.

Pasalnya, tidak semua penerbit bisa menerbitkan jurnal nasional yang memiliki ISSN.

8. Memuat Karya Ilmiah dari Penulis

Jika jurnal internasional penulisnya harus dari 2 negara yang berbeda maka jurnal nasional harus mempunyai penulis dari 2 lembaga yang berbeda.

Alasannya, karena ruang lingkup jurnal nasional masih skala negara jadi penulis dari 2 lembaga yang berbeda namun dalam bidang yang sama sudah bisa dikatakan cukup.

9. Memiliki Dewan Direksi atau Editor

Dewan direksi jurnal nasional harus terdiri dari para ahli di bidangnya dan minimal berasal dari 2 lembaga berbeda.

Sedangkan untuk editor paling sedikit dari 4 negara yang berbeda-beda.

Butuh Pendampingan Publikasi Jurnal Nasional atau Internasional Terbit Cepat? Konsultasikan Sekarang!

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah image.png

Akhir Kata

Cukup sampai di sini pembahasan tentang ciri-ciri jurnal terindeks sinta, semoga dapat dipahami dan menambah wawasan pembaca.


FAQ

Apa itu terindeks sinta?

SINTA (Science and Technology Index) merupakan database yang menyediakan informasi kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah di Indonesia. Ketika artikel ilmiah dimasukkan ke dalam database SINTA, penelitian tersebut diakui dan dimasukkan dalam evaluasi kinerja ilmiah dosen dan perguruan tinggi.

Berapa tingkat jurnal Sinta?

Sinta memiliki 6 tingkatan katagori untuk mempertegas seberapa bagus kualitas jurnal yang berhasil terdata, yang terdiri dari S1, S2, S3, S4, S5, dan S6. 

Sinta 2 bayar berapa?

Biaya tersebut mencakup berbagai layanan seperti proofreading, editing, review artikel, dan publikasi artikel. Biaya jasa publikasi jurnal SINTA 2 dapat berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta, tergantung pada kebijakan masing-masing jasa publikasi.