Publikasi jurnal SINTA 3 sering disebut titik keseimbangan cukup bergengsi untuk dibanggakan, tapi tidak sekejam SINTA 2. Sebagian besar itu benar. Tapi ada satu fakta yang jarang disebut penyedia jasa, dan itu justru yang paling menentukan keputusanmu.
SINTA 3 adalah jurnal nasional dengan skor akreditasi ARJUNA 60 sampai di bawah 70. Tata kelolanya sudah rapi, reviewernya serius, dan penerbitannya konsisten. Bobot angka kreditnya 20.
Dan di situlah faktanya: angka kredit SINTA 3 dan SINTA 4 sama-sama 20. Artinya, kalau yang kamu kejar murni angka kredit, SINTA 4 memberi hasil identik dengan waktu tempuh lebih pendek. Jadi kapan SINTA 3 tetap masuk akal? Itu yang dijawab halaman ini.
⚖️ SINTA 3 atau SINTA 4 untuk situasimu?
Konsultasi Gratis — Kami Bantu Petakan
SINTA 1–6 | Semua rumpun ilmu | Tanpa biaya konsultasi
🔍 Saya Ingin Langsung ke Bagian…
Apa Itu Jurnal SINTA 3?
Jurnal SINTA 3 adalah jurnal ilmiah nasional dengan skor akreditasi ARJUNA antara 60 sampai di bawah 70, ditampilkan di portal SINTA dengan label S3. Posisinya tepat di tengah: sudah melewati ambang “jurnal nasional terakreditasi yang serius”, tapi belum masuk kelompok papan atas.
Secara praktis, ini artinya reviewer di SINTA 3 benar-benar membaca naskahmu dan memberi catatan substantif — bukan sekadar mengecek format. Tapi tuntutan kebaruannya tidak setajam SINTA 2: menerapkan metode yang mapan pada konteks, populasi, atau lokasi baru umumnya sudah cukup, asalkan dikerjakan dengan rapi.
Kapan SINTA 3 Masuk Akal (dan Kapan Tidak)
Karena KUM-nya sama dengan SINTA 4, keputusannya tidak bisa dibuat dari tabel angka kredit saja. Bandingkan effort dan hasilnya secara utuh:
✅ SINTA 3 masuk akal kalau…
- Kamu sedang membangun jalan ke SINTA 2. Terbit di S3 melatihmu menghadapi reviewer yang serius tanpa membakar setahun di antrean S2.
- Kamu butuh sitasi, bukan cuma poin. Jurnal S3 umumnya lebih banyak dibaca dan disitasi daripada S4 — dan sitasi ikut menentukan SINTA Score-mu.
- Jurnal S3 di bidangmu punya kapasitas lebih longgar. Di beberapa rumpun ilmu, S4 justru lebih padat antreannya karena jadi tujuan semua orang.
- Naskahmu memang sudah rapi. Kalau analisismu dalam dan datanya kuat, sayang kalau diturunkan ke S4 dengan KUM yang sama.
🚩 SINTA 4 lebih bijak kalau…
- Tenggatmu di bawah 6 bulan. Selisih waktunya nyata, dan KUM-nya tidak berbeda sepeser pun.
- Ini publikasi pertamamu. Belajar ritme review lebih murah di S4.
- Yang kamu butuhkan konsistensi BKD tiap semester. Volume lebih penting daripada gengsi.
Cara Naik dari SINTA 4 ke SINTA 3
Kalau kamu sudah pernah terbit di SINTA 4 dan ingin naik kelas, ini lima hal yang paling sering jadi pembeda — bukan menulis ulang dari nol, tapi mengangkat kualitas naskah yang sudah ada:
Ubah kajian pustaka jadi sintesis
Di SINTA 4, mendaftar penelitian terdahulu satu per satu sudah bisa lolos. Di SINTA 3, reviewer ingin melihat kamu mengelompokkan temuan-temuan itu, menunjukkan di mana mereka saling bertentangan, lalu memposisikan risetmu di celah itu.
Perdalam pembahasan, bukan hasilnya
Kesalahan paling umum: bagian Pembahasan cuma mengulang angka di bagian Hasil dengan kalimat lain. Pembahasan yang kuat menjawab “kenapa hasilnya begini” dan mengadu temuanmu dengan peneliti lain — terutama yang hasilnya berbeda.
Tambah porsi referensi internasional
Bukan soal gengsi. Referensi dari jurnal terindeks internasional menunjukkan kamu memahami perdebatan di bidangmu pada skala yang lebih luas, bukan hanya di lingkup nasional.
Justifikasi metodemu
Jangan cuma menjelaskan apa yang kamu lakukan. Jelaskan kenapa desain itu yang paling tepat menjawab pertanyaan penelitianmu, dan akui keterbatasannya secara terbuka.
Pertajam kontribusi di abstrak dan simpulan
Reviewer S3 membaca abstrak untuk memutuskan apakah naskahmu layak dilanjutkan. Pastikan abstrakmu memuat temuan konkret dengan angka — bukan sekadar tujuan dan metode.
Syarat Publikasi Jurnal SINTA 3
Syarat dasarnya sama dengan semua level — orisinal, sesuai template jurnal, similarity di bawah ambang, berkas pendukung lengkap. Yang khas di SINTA 3:
Kebaruan kontekstual sudah cukup — metode mapan pada populasi, lokasi, atau periode baru umumnya diterima, asalkan gap-nya dijelaskan jelas
Analisis yang dalam — inilah pembedanya dari SINTA 4; data yang sama bisa diterima atau ditolak tergantung kedalaman pembahasannya
Referensi mutakhir dan relevan — minimal 80% dari jurnal ilmiah 5–10 tahun terakhir, dengan porsi internasional yang layak
Konsistensi metodologis — rumusan masalah, metode, hasil, dan simpulan harus nyambung tanpa lompatan
Bahasa yang rapi — banyak jurnal S3 menerima Bahasa Indonesia, tapi standarnya baku dan bebas typo
Siap 1–2 putaran revisi — wajar dan justru pertanda naskahmu diperhatikan serius
Alur teknis submit-nya sama untuk semua level: Cara Publikasi Jurnal SINTA: 9 Langkah →
💬 Naskahmu sudah cukup rapi untuk SINTA 3?
Bedanya SINTA 3 dan SINTA 4 sering cuma soal kedalaman pembahasan — dan itu hal yang sulit dinilai sendiri. Publica Scientific Solution menyediakan sesi konsultasi gratis untuk membedah naskahmu dan memberi rekomendasi jurnal tujuan yang realistis. Semua rumpun ilmu.
Berapa Lama dan Berapa Biayanya?
Kisaran APC di SINTA 3 umumnya Rp750.000 sampai Rp2.500.000, dan sebagian jurnal kampus negeri tidak memungut biaya. Sekali lagi: tidak ada daftar harga terpusat — cek halaman Author Guidelines atau Publication Fee di website jurnal tujuan.
Perbandingan biaya lintas level ada di Biaya Publikasi Jurnal SINTA →
Cara Memastikan Jurnalnya Benar-Benar SINTA 3
Klaim “terindeks SINTA 3” di website jurnal tidak berarti apa-apa sampai kamu memverifikasinya sendiri. Butuh lima menit:
✅ Verifikasi 3 langkah
- 1. Cari nama jurnalnya di portal SINTA menu Journals, lalu pastikan peringkat yang tertera memang S3. Tidak ketemu = klaimnya tidak valid. Titik.
- 2. Cek status dan masa berlaku akreditasinya di ARJUNA.
- 3. Buka website jurnalnya: cek arsip terbitan terakhir, dewan editor beserta afiliasinya, dan halaman kebijakan biaya.
🚩 Tanda bahaya
- ❌ Menjanjikan terbit tanpa review, atau dalam hitungan hari
- ❌ Satu jurnal mengaku menerima semua rumpun ilmu sekaligus
- ❌ Dewan editor tanpa afiliasi jelas
- ❌ Mengaku “terindeks SINTA 3” tapi tidak ditemukan di portal SINTA
- ❌ Edisi terakhir terbit lebih dari setahun lalu
- ❌ Minta pembayaran penuh di muka sebelum ada keputusan editorial
✨ Publica Scientific Solution
SINTA 3: Rapi Itu Kuncinya
💼 Cakupan pendampingan:
Di SINTA 3, penolakan jarang soal ide lebih sering soal kajian pustaka yang masih berupa daftar, pembahasan yang cuma mengulang hasil, atau naskah yang tidak mengikuti template. Semua itu bisa diperbaiki sebelum submit, bukan setelah ditolak.
Kami tidak menjanjikan naskah lolos tanpa review tidak ada penyedia jasa yang jujur bisa menjanjikan itu. Yang kami pangkas adalah waktu yang biasanya hilang karena salah pilih jurnal, salah format, dan salah menanggapi reviewer.
Menerima artikel dari semua rumpun ilmu: Kesehatan, Pendidikan, Teknik, Ekonomi, Agama, Sosial, Hukum, Psikologi, dan lainnya.
Penutup
Publikasi jurnal SINTA 3 adalah pilihan yang solid asal kamu memilihnya dengan alasan yang benar. Karena angka kreditnya identik dengan SINTA 4, alasan yang masuk akal bukan “biar lebih tinggi”, melainkan visibilitas, sitasi, atau sebagai batu loncatan menuju SINTA 2.
Dan kalau setelah membaca perbandingan di atas kamu memutuskan SINTA 4 lebih tepat untuk situasimu sekarang, itu bukan menurunkan standar. Itu berhitung.
Satu hal yang berlaku di level mana pun: naskah yang sudah disubmit dan sedang direview jauh lebih dekat ke terbit daripada naskah yang masih dipoles di laptopmu.
FAQ Publikasi Jurnal SINTA 3
Apa itu jurnal SINTA 3?
Jurnal SINTA 3 adalah jurnal ilmiah nasional dengan skor akreditasi ARJUNA antara 60 sampai di bawah 70, ditampilkan di portal SINTA dengan label S3. Posisinya di tengah: tata kelola sudah rapi dan reviewnya serius, tapi tuntutan kebaruannya tidak setajam SINTA 1–2.
Berapa nilai KUM jurnal SINTA 3?
Merujuk pedoman PAK yang lazim dipakai, jurnal nasional terakreditasi peringkat 3 dan 4 bernilai 20 angka kredit. Jadi SINTA 3 dan SINTA 4 punya bobot yang sama. Ketentuan bisa berubah mengikuti regulasi terbaru — konfirmasikan ke kepegawaian atau LPPM kampusmu.
Kalau KUM-nya sama dengan SINTA 4, kenapa harus SINTA 3?
Kalau yang kamu kejar murni angka kredit, memang SINTA 4 lebih efisien. SINTA 3 masuk akal kalau kamu butuh visibilitas dan sitasi lebih tinggi, sedang membangun rekam jejak menuju SINTA 2, atau jurnal S3 di bidangmu kebetulan punya antrean lebih longgar daripada S4.
Berapa lama publikasi di jurnal SINTA 3?
Realistisnya 4–9 bulan dari submit sampai terbit. Komponen terbesar yang sering terlewat adalah menunggu jadwal edisi — naskahmu bisa sudah diterima tapi tetap antre sampai edisi berikutnya keluar.
Berapa biaya publikasi jurnal SINTA 3?
Kisaran APC yang umum ditemui Rp750.000 sampai Rp2.500.000, dan sebagian jurnal kampus negeri gratis karena disubsidi institusi. Tidak ada daftar harga terpusat — cek langsung di halaman Author Guidelines atau Publication Fee jurnal tujuan.
Apakah SINTA 3 sulit ditembus?
Tingkat kesulitannya sedang. Penolakan di SINTA 3 biasanya bukan karena idenya lemah, tapi karena eksekusinya kurang rapi — kajian pustaka masih berupa daftar, pembahasan cuma mengulang hasil, atau naskah tidak mengikuti template. Semuanya bisa diperbaiki sebelum submit.
Apakah mahasiswa S2 bisa publikasi di SINTA 3?
Bisa, dan cukup umum — terutama untuk tesis dengan data yang kuat dan ditulis bersama dosen pembimbing. Yang perlu diperhitungkan hanya waktunya: dengan estimasi 4–9 bulan, mulai dari sekarang kalau sidangmu tahun depan.





