Publikasi Jurnal SINTA 1

Publikasi Jurnal SINTA 1: Panduan Lengkap 2026 + 8 Contoh Jurnal

Publikasi jurnal SINTA 1 adalah puncak dari sistem akreditasi jurnal nasional Indonesia. Bagi dosen, publikasi di level ini memberikan angka kredit maksimal untuk kenaikan jabatan fungsional. Bagi mahasiswa pascasarjana, menjadi nilai tambah luar biasa dalam portofolio akademik. Bagi kampus, jumlah jurnal SINTA 1 menjadi indikator keunggulan riset dan tata kelola publikasi ilmiah.

Namun, publikasi di SINTA 1 bukanlah pencapaian yang bisa diraih dalam semalam. Banyak akademisi yang menargetkan level ini tanpa memahami secara utuh apa yang membedakannya dari tingkatan lain, seberapa ketat proses seleksinya, dan jurnal mana saja yang benar-benar masuk kategori ini. Akibatnya, banyak naskah yang tertahan berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun hanya karena salah sasaran.

Halaman ini disusun sebagai pusat panduan khusus SINTA 1. Di sini kamu akan menemukan gambaran utuh: apa sebenarnya jurnal SINTA 1, bagaimana tingkat kesulitannya dibandingkan level lain, contoh-contoh jurnalnya, syarat dan biayanya, serta alur realistis yang perlu kamu persiapkan — bukan sekadar teori, tapi panduan yang bisa langsung kamu pakai.

📌 Butuh gambaran SINTA secara umum? Halaman ini fokus pada SINTA 1 — peringkat tertinggi. Kalau kamu masih belum yakin targetmu di level mana, baca dulu panduan umum di Publikasi Jurnal SINTA: Pusat Panduan →

🎯 Naskahmu layak SINTA 1 atau tidak?

Konsultasi Gratis Analisis Peluang Naskahmu

SINTA 1–6 | Semua rumpun ilmu | Tanpa biaya konsultasi

📲 Konsultasi Sekarang

🔍 Saya Ingin Langsung ke Bagian…


Apa Itu Jurnal SINTA 1?

SINTA 1 adalah peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi jurnal nasional Indonesia yang dikelola melalui portal SINTA (Science and Technology Index) — portal resmi milik Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Satu hal penting yang sering disalahpahami: SINTA bukanlah lembaga akreditasi. Akreditasi dilakukan oleh ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) dengan sistem penilaian berbasis skor. Hasil skor itulah yang menentukan peringkat jurnal — dari S1 sampai S6 — lalu ditampilkan di portal SINTA.[reference:0][reference:1]

📌 Skor SINTA 1: Jurnal dengan nilai akreditasi 85–100 masuk dalam peringkat SINTA 1.[reference:2][reference:3]Ini adalah level tertinggi, setara dengan akreditasi A di sistem sebelumnya.[reference:4]

Jurnal SINTA 1 pada umumnya telah terindeks Scopus atau setara dengan jurnal internasional bereputasi.[reference:5][reference:6]Bukan karena semua jurnal SINTA 1 otomatis Scopus, tapi karena standar kualitas yang dibutuhkan untuk mencapai skor 85–100 biasanya sudah sebanding dengan persyaratan indeksasi internasional.

Konsekuensi praktisnya: untuk dianggap sebagai publikasi SINTA 1, jurnalnya harus terdaftar di portal SINTA dengan peringkat 1 pada saat artikelmu terbit. Bukan karena penerbitnya mengaku, dan bukan karena dulu pernah S1 lalu turun peringkat. Cek selalu di sinta.kemdiktisaintek.go.id.


Tingkat Kesulitan Publikasi Jurnal SINTA 1

Mari kita bicara jujur: SINTA 1 adalah level yang paling sulit di antara semua peringkat jurnal nasional. Tidak ada cara halus untuk mengatakannya.[reference:7]

Aspek SINTA 1 SINTA 2–3 SINTA 4–6
Tingkat Kesulitan Sangat Tinggi (Ekstrem) Sedang–Tinggi Ringan–Sedang
Proses Review Berlapis, double-blind, tanpa ampun[reference:8] Ketat tapi masih terukur Relatif cepat, masukan tidak terlalu memberatkan[reference:9]
Tingkat Penolakan Sangat Tinggi Sedang Rendah
Waktu Proses 6–18 bulan 3–8 bulan 1–4 bulan
Kualitas Naskah yang Dibutuhkan Novelty kuat, metodologi matang, bahasa internasional Baik, metodologi jelas Standar, bisa bahasa Indonesia
Jumlah Jurnal di Indonesia Sangat Terbatas Banyak Paling Banyak

Salah satu indikator nyata tingkat kesulitan SINTA 1: dalam sebuah kajian terhadap tesis mahasiswa S2 di salah satu universitas, publikasi di jurnal SINTA 1 bahkan belum ditemukan sama sekali dalam periode kajian, sementara publikasi di SINTA 2 dan 3 mendominasi.[reference:10]

Para akademisi mengelompokkan SINTA 1 dan 2 sebagai “grade A”, SINTA 3–4 sebagai “grade B”, dan SINTA 5–6 sebagai “grade C”.[reference:11]Publik internasional cenderung lebih mengapresiasi grade A — tapi untuk mencapai sana, persiapannya jauh lebih panjang.

⚠️ Jangan mulai dari SINTA 1 kalau ini publikasi pertamamu. Banyak dosen dan mahasiswa yang frustrasi karena langsung menargetkan SINTA 1 tanpa pengalaman publikasi sebelumnya. Strategi yang lebih realistis: mulai dari SINTA 4–6 untuk memahami prosesnya, lalu naik level bertahap.

Contoh Jurnal SINTA 1

Jurnal SINTA 1 jumlahnya terbatas. Berdasarkan data akreditasi periode I tahun 2025, berikut beberapa contoh jurnal yang berhasil meraih peringkat tertinggi:

Contoh dari Universitas Diponegoro (UNDIP)

UNDIP memiliki 8 jurnal SINTA 1 dari total 110 jurnal terakreditasi per Maret 2025.[reference:12][reference:13]Empat di antaranya adalah:[reference:14][reference:15]

  • 📄 Journal of Biomedicine and Translational Research (JBTR) — bidang biomedis
  • 📄 Nurse Media Journal of Nursing (NMJN) — bidang keperawatan
  • 📄 ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences (IJMS) — bidang kelautan
  • 📄 Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis (BCREC) — bidang teknik kimia

Contoh Jurnal Hukum SINTA 1

Untuk bidang hukum, beberapa jurnal SINTA 1 yang terdaftar di antaranya:[reference:16]

  • 📄 PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum — Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran[reference:17]
  • 📄 Jurnal Hukum (UNISSULA) — Universitas Islam Sultan Agung[reference:18]
  • 📄 Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi — UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri[reference:19]

Contoh Jurnal Pendidikan SINTA 1

  • 📄 Jurnal Pendidikan IPA Indonesia — Universitas Negeri Semarang[reference:20]
  • 📄 Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA — resmi naik ke SINTA 1 pada 2026[reference:21]

Contoh dari Perguruan Tinggi Lain

  • 📄 Indonesian Journal of Medical Laboratory Science and Technology — Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya[reference:22]
  • 📄 ADDIN dan QIJIS — IAIN Kudus[reference:23]
📌 Catatan penting: Daftar di atas hanya contoh. Peringkat SINTA bisa berubah setiap periode akreditasi — jurnal bisa naik, turun, atau bahkan dicabut akreditasinya.[reference:24]Patokan yang sah cuma satu: data di portal SINTA saat kamu mengecek. Klaim di website jurnalnya sendiri tidak cukup. Cek selalu di sinta.kemdiktisaintek.go.id.

Syarat Publikasi Jurnal SINTA 1

Tidak ada “syarat SINTA 1” yang berlaku seragam — setiap jurnal punya ketentuannya sendiri. Tapi dari pengamatan terhadap jurnal-jurnal SINTA 1, standarnya jauh lebih tinggi daripada level di bawahnya.

A. Syarat Substansi Naskah (Lebih Ketat)

Novelty yang kuat — bukan sekadar “belum pernah diteliti”, tapi menawarkan kontribusi signifikan pada bidang ilmu

Metodologi matang — desain penelitian, instrumen, dan analisis data harus terperinci dan dapat dipertanggungjawabkan

Bahasa internasional — mayoritas jurnal SINTA 1 mensyaratkan bahasa Inggris dengan tata bahasa dan struktur yang baik

Similarity sangat rendah — umumnya di bawah 15%, seringkali lebih ketat

Referensi mutakhir dan relevan — dominasi dari jurnal internasional bereputasi 5–10 tahun terakhir

Struktur IMRAD yang sempurna — setiap bagian harus lengkap dan proporsional

B. Syarat Administrasi & Berkas

  • 📄 Naskah sesuai template resmi jurnal — tidak ada toleransi untuk format yang salah
  • 📄 Blind manuscript — versi tanpa identitas penulis untuk proses double-blind review
  • 📄 Cover letter yang meyakinkan — jelaskan mengapa risetmu penting dan cocok untuk jurnal tersebut
  • 📄 Surat pernyataan orisinalitas — bermeterai
  • 📄 Akun Author di OJS jurnal — peran “Author” wajib tercentang
  • 📄 Data lengkap seluruh penulis — nama, afiliasi, email, ORCID
  • 📄 Kesiapan membayar APC — biaya publikasi SINTA 1 umumnya signifikan
📌 Yang tidak perlu: Kamu tidak perlu punya akun SINTA untuk bisa terbit di jurnal SINTA 1. Akun SINTA (yang mensyaratkan NIDN/NIDK) hanya untuk mencatat rekam jejak dan SINTA Score. Artikelmu tetap bisa terbit tanpa itu — inilah kenapa mahasiswa tetap bisa publikasi di jurnal SINTA 1.

💬 Naskahmu sudah memenuhi standar SINTA 1 atau belum?

Publica Scientific Solution menyediakan sesi konsultasi gratis untuk memetakan naskahmu — menilai kesiapan metodologi, potensi novelty, kesesuaian scope dengan jurnal SINTA 1, dan estimasi waktu yang realistis. Semua rumpun ilmu: Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, Teknik, Sosial, Hukum, Agama, dan lainnya.

Konsultasi Gratis Sekarang →


Alur Realistis Publikasi Jurnal SINTA 1

Perbedaan utama SINTA 1 dengan level di bawahnya adalah waktu dan persiapan. Prosesnya tidak bisa dipercepat — dan kalau ada yang menjanjikan publikasi SINTA 1 dalam hitungan minggu, itu adalah tanda bahaya. Berikut alur realistisnya:

Tahap Yang Terjadi Estimasi SINTA 1
1. Riset & penulisan naskah Penelitian mendalam, penulisan dengan standar internasional 3–12 bulan
2. Seleksi & verifikasi jurnal Cari di portal SINTA, cek scope, peringkat, frekuensi terbit, APC 1–2 minggu
3. Penyesuaian naskah Sesuaikan template, cek plagiasi, proofreading bahasa 2–6 minggu
4. Submit lewat OJS Daftar akun Author, unggah naskah, isi metadata lengkap 1–3 hari
5. Desk review Editor menyaring kelayakan — banyak naskah gugur di sini 2–6 minggu
6. Peer review Reviewer ahli menilai substansi — proses berlapis dan tanpa ampun[reference:25] 2–6 bulan
7. Revisi (bisa 1–3 putaran) Perbaiki sesuai catatan reviewer secara mendalam 1–3 bulan per putaran
8. Accepted Naskah diterima — tapi belum terbit
9. Layout & terbit Menunggu edisi berikutnya terbit — frekuensi terbit jadi faktor kunci 1–6 bulan
⚠️ Total estimasi waktu: Dari awal persiapan naskah sampai terbit, publikasi di SINTA 1 bisa memakan waktu 6–18 bulan — bahkan lebih. Ini bukan proses yang cocok untuk tenggat mendadak.
📌 Butuh tuntunan teknisnya? Alur di atas dijabarkan lebih detail — termasuk cara submit di OJS, strategi menanggapi reviewer, dan cara menyusun Response to Reviewer — di Cara Publikasi Jurnal SINTA: 9 Langkah →

Gambaran Biaya Publikasi Jurnal SINTA 1

Apakah publikasi SINTA 1 berbayar? Mayoritas ya. Jurnal SINTA 1 umumnya mengenakan APC (Article Processing Charge) yang jauh lebih tinggi daripada level di bawahnya. Tidak ada daftar harga terpusat — setiap jurnal menetapkan kebijakannya sendiri.

Jurnal APC (Rp) Catatan
PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum Rp3.500.000–4.000.000 Internal lebih murah[reference:26]
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Rp3.500.000 Setelah naik ke SINTA 1[reference:27]
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (UNY) Rp2.500.000 SINTA 1[reference:28]
Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi ~Rp5.600.000 (USD 350) [reference:29]
Jurnal SINTA 1 (rata-rata PTN) Rp1.500.000–15.000.000 Usulan wajar Rp5 juta[reference:30]
⚠️ APC dibayarkan setelah naskah diterima (accepted), bukan saat submit. Jurnal yang meminta pembayaran sebelum review selesai patut dicurigai.[reference:31]

Perbandingan SINTA 1 dengan Level Lain

Aspek SINTA 1 SINTA 2 SINTA 3–4
Skor ARJUNA 85–100[reference:32] 70 – <85[reference:33] 50 – <70
Indeksasi Umumnya Scopus[reference:34] Kadang Scopus Nasional
Grade[reference:35] A A B
Jumlah di Indonesia Sangat terbatas Terbatas Banyak
Waktu Proses 6–18 bulan 3–8 bulan 2–6 bulan
Kisaran APC Rp1,5–15 juta[reference:36] Rp500 ribu–3 juta[reference:37] Rp0–2,5 juta
Cocok untuk Peneliti senior, Guru Besar, Lektor Kepala Dosen S3, peneliti berpengalaman Mahasiswa S2/S3, dosen muda

5 Mitos Publikasi Jurnal SINTA 1

Mitos Faktanya
“SINTA 1 sama dengan Scopus Q1” Tidak. Keduanya sistem berbeda. Banyak SINTA 1 yang terindeks Scopus, tapi kuartilnya bisa Q1–Q4. Tidak ada konversi resmi.[reference:38]
“Jurnal SINTA 1 pasti berbayar mahal” Umumnya iya, tapi beberapa jurnal yang disubsidi institusi bisa gratis. Yang mahal adalah waktu dan tenaga, bukan hanya uang.
“Bayar APC SINTA 1 pasti terbit” Tidak. APC dibayarkan setelah naskah diterima, bukan untuk membeli keputusan editorial.[reference:39]
“SINTA 1 hanya untuk peneliti senior” Tidak secara formal — jurnal menilai naskah, bukan status penulis. Tapi secara realistis, butuh pengalaman dan kualitas naskah yang sangat matang.
“Pernah S1, selamanya S1” Peringkat bisa turun saat reakreditasi.[reference:40]Patokan yang sah selalu data di portal SINTA saat ini.

Cara Memastikan Jurnalnya Benar-Benar SINTA 1

Jurnal predator memangsa orang yang mengejar SINTA 1 — mereka menjanjikan apa yang paling ingin kamu dengar. Untungnya, memverifikasinya hanya butuh lima menit:

✅ Verifikasi 3 langkah

  • 1. Cari nama jurnalnya di portal SINTA menu Journals. Tidak ketemu = klaim SINTA-nya tidak valid.
  • 2. Cek status dan masa berlaku akreditasinya di ARJUNA — pastikan peringkatnya 1 dan masih berlaku.
  • 3. Buka website jurnalnya: cek arsip terbitan terakhir, dewan editor, dan halaman kebijakan biaya.

🚩 Tanda bahaya khusus SINTA 1

  • ❌ Menjanjikan terbit di SINTA 1 dalam hitungan hari atau minggu
  • ❌ Tidak mencantumkan SK akreditasi ARJUNA dengan nomor yang jelas
  • ❌ Mengaku “SINTA 1” tapi tidak ditemukan di portal SINTA
  • ❌ Meminta pembayaran APC sebelum naskah melalui proses review
  • ❌ Dewan editor tanpa afiliasi jelas atau nama dicatut tanpa izin

📚 Pusat Panduan SINTA

Semua yang kamu butuhkan, dikelompokkan sesuai tahap perjalananmu:

✨ Publica Scientific Solution

Fokus ke Risetmu, Urusan Teknisnya Biar Kami

SINTA 1–6 Internasional Scopus Q1–Q4

💼 Cakupan pendampingan:

✅ Pemetaan Jurnal Tujuan
✅ Review & Editing Naskah
✅ Penyesuaian Template Jurnal
✅ Cek Plagiasi Turnitin
✅ Manajemen Submit di OJS
✅ Pendampingan Revisi Reviewer
✅ Manajemen Referensi Mendeley
Sertifikat Publikasi

Kami tidak menjanjikan naskah lolos tanpa review — tidak ada penyedia jasa yang jujur bisa menjanjikan itu. Yang kami pangkas adalah waktu yang biasanya hilang karena salah pilih jurnal, salah format, dan salah menanggapi reviewer.

Menerima artikel dari semua rumpun ilmu: Kesehatan, Pendidikan, Teknik, Ekonomi, Agama, Sosial, Hukum, Psikologi, dan lainnya.

Penutup

Publikasi jurnal SINTA 1 adalah pencapaian yang membanggakan — tapi juga yang paling menantang. Ia bukan untuk semua orang, dan tidak harus menjadi target pertama bagi mereka yang baru memulai perjalanan publikasi.

Kalau ada satu hal yang layak kamu bawa dari halaman ini: jangan tergiur janji instan. Publikasi SINTA 1 yang sah membutuhkan waktu berbulan-bulan, proses review yang ketat, dan naskah yang benar-benar matang. Kalau ada yang menawarkan jalur cepat, kemungkinan besar itu adalah jurnal predator.

Mulailah dari level yang realistis untuk situasimu. Bangun pengalaman, pahami prosesnya, dan naik level secara bertahap. Satu publikasi di SINTA 4 yang terbit lebih berharga daripada tiga naskah yang mengendap bertahun-tahun di antrean SINTA 1.


FAQ Publikasi Jurnal SINTA 1

Apa itu jurnal SINTA 1?

Jurnal SINTA 1 adalah peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi jurnal nasional Indonesia, dengan skor ARJUNA 85–100.[reference:41]Jurnal di level ini pada umumnya telah terindeks Scopus atau setara dengan jurnal internasional bereputasi.[reference:42]

Seberapa sulit publikasi di SINTA 1?

Sangat sulit — disebut sebagai tingkat kesulitan “ekstrem”.[reference:43]Proses review berlapis, double-blind, dan tanpa ampun.[reference:44]Waktu yang dibutuhkan dari persiapan sampai terbit bisa mencapai 6–18 bulan.

Apa bedanya SINTA 1 dan Scopus Q1?

Keduanya sistem yang berbeda. SINTA adalah sistem pemeringkatan jurnal nasional Indonesia, sementara Scopus adalah basis data indeksasi internasional. Banyak SINTA 1 yang juga terindeks Scopus, tapi kuartilnya bisa Q1–Q4 — tidak ada konversi resmi.[reference:45]

Berapa biaya publikasi SINTA 1?

Kisaran umum Rp1,5 juta sampai Rp15 juta,[reference:46]tergantung kebijakan jurnal. Beberapa contoh: PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum Rp3,5–4 juta,[reference:47]Formatif Rp3,5 juta,[reference:48]Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan UNY Rp2,5 juta.[reference:49]APC dibayarkan setelah naskah diterima, bukan saat submit.

Siapa yang bisa publikasi di SINTA 1?

Secara formal, siapa saja — jurnal menilai naskah, bukan status penulis. Tapi secara realistis, SINTA 1 umumnya diisi oleh peneliti senior, dosen dengan jabatan Lektor Kepala atau Guru Besar, dan peneliti yang sudah berpengalaman dalam publikasi internasional.

Bagaimana cara mengecek jurnal SINTA 1?

Cari nama jurnalnya di portal sinta.kemdiktisaintek.go.id pada menu Journals. Pastikan peringkatnya 1 dan masih berlaku. Cek juga masa berlaku akreditasinya di ARJUNA.[reference:50]

Berapa nilai KUM SINTA 1?

Merujuk pedoman PAK, jurnal nasional terakreditasi SINTA 1–2 bernilai 25 angka kredit. Namun, perhatikan bahwa angka ini bisa berbeda dengan jurnal internasional bereputasi (Scopus) yang bernilai 40.[reference:51]

Apakah mahasiswa bisa publikasi di SINTA 1?

Bisa secara teknis, tapi sangat jarang terjadi. Sebuah kajian menemukan bahwa publikasi di SINTA 1 bahkan belum ditemukan dalam periode kajian untuk tesis S2.[reference:52]Untuk mahasiswa, target yang lebih realistis adalah SINTA 3–6 sebagai publikasi pertama, lalu naik level seiring pengalaman.